Unsur – Unsur Ibadah Kristen Menurut Alkitab Dan Maknanya.

Unsur – Unsur Ibadah Kristen Menurut Alkitab Dan Maknanya.

Unsur – Unsur Ibadah Kristen Menurut Alkitab Dan Maknanya.

Chaplains For Christ. – Unsur – Unsur Ibadah Kristen Menurut Alkitab Dan Maknanya. Terdapat banyak unsur ibadah kristen menurut alkitab beserta dengan makna dari unsur-unsur tersebut. Berikut akan di bahas yang paling terpenting di antaranya. Unsur ibadah kristen adalah liturgi dan ritual ibadahnya di jalankan oleh gereja Tuhan mereka bertemu dengan Tuhan di setiap ibadah yang di lakukan. Unsur – unsur berikut tampaknya di ambil sebagian besar dari ibadah orang Yahudi sehingga di masukkan konsep – konsep kristen.

Unsur ibadah kristen ini sepertinya di ambil dari ibadah bait suci yaitu tempat utama bagi Yahudi di setiap harinya. Serta tempat ibadah orang – orang Yahudi yang di lakukan setiap hari minggu di Sinagoge. Unsur – unsur ibadah kristen dapat di lihat di Alkitab perjanjian baru dengan unsur ibadah Yahudi di bait suci serta sinagoge. Unsur inilah yang saat ini di pakai oleh sebagian besar gereja kristen dalam liturgi ibadah.

Berikut contohnya pada zaman perjanjian baru bait suci yang di pakai untuk memuji – muji Tuhan (Matius 21: 15 – 16). Dan yang mengajarkan firman Tuhan (Lukas 2 : 46). Kemudian Berdo’a (Lukas 18 : 10). Serta ada juga yang lainnya yaitu Memberi persembahan (Lukas 21:1). Dengan demikian terdapat beberapa perbedaan antara satu aliran gereja dan aliran gereja – gereja lainnya.

Hal ini terjadi karena Alkitab tidak mencatat unsur – unsur ibadah kristen dalam hal penekanan dari unsur-unsur ibadahnya, makna dan urutan-urutannya. Dalam Alkitab hanya di tuliaskan beberapa unsur yang secara acak. Sehingga menyebabkan banyak gereja yang tidak memaknai sebagian dari unsur – unsur ibadahnya. Bahkan malah menambah unsur-unsur lainnya di luar liturgi ibadah.

Unsur – Unsur Ibadah Yang Termasuk Kedalam Unsur Ibadah Kristen Menurut Alkitab

  • Nyanyian (Puji – Pujian)

Unsur yang pertama yaitu Nyanyian (Puji-pujian) yang di ajarkan oleh Rasul paulus agar puji-pujian berupa nyanyian rohani. Yang akan menjadi salah satu hal yang harus ada ketika melakukan Ibadah Kristen di gereja Tuhan (Efesus 5 : 19). Dengan puji-pujian yang di lakukan yang berarti mengingat segala kebaikan yang telah di berikan oleh Tuhan. Sehingga di akui sebagai berka – berkat rohani dan jasmani yang selama ini telah di terima.

Nyanyian tersebut biasanya di lakukan dalam bentuk koor atau vokal grub dan juga nyanyian solo. Tulisan rasul paulus tampaknya banyak di sisipi dengan nyanyian himne misalkan Filipi 2 : 5 – 11. Nyanyian bagi orang yahudi juga mendapatkan tempat yang penting di dalam ibadah mereka. Salah satu alkitabnya yaitu kitab mazmur, yang berisikan banyak pujian kepada Tuhan.

  • Doa

Merupakan unsur ibadah yang kedua yang di perintahkan rosul paulus untuk menaikkan permohonan, doa syafaat, dan ucapan – ucapan syukur (1 Timotius 2 : 1 – 2). Artinya doa di sini merupakan salah satu unsur ibadah kristen di dalam gereja Tuhan. Rasul paulus juga mengatakan bahwa di dalam doa memiliki tiga unsur utama. Yaitu permohonan atau doa pribadi, doa syafaat dan juga bermakna kerinduan kepada Tuhan.

Dalam Ibadah Yahudi doa juga memiliki peran penting. Di dalam kitab mazmur yang berisikan doa, tidak hanya doa pribadi saja. Melainkan juga terdapat doa-doa bersama dalam beribadah di bait suci atau sinagoge. Sama seperti nyanyian dan pujian, doa di sini di lakukan berkali – kali dalam ibadah kristen. Pada awal, pertengahan dan di akhir ibadahnya.

  • Firman Tuhan

Unsur ibadah yang selanjutnya yaitu firman tuhan yang terdiri dari bacaan – bacaan ayat  Alkitab sekaligus dengan penjelasannya. Hal ini biasa di sebut sebagai khotbah atau pengajaran. Di dalam tradisi ibadah kristen yahudi tata ibadahnya terutama terdiri dari firman Tuhan dengan bacaan nas Kitab Suci beserta penjelasan dan nasehat – nasehatnya. Firman tuhan di sini merupakan puncak acara dari ibadah kristen menurut alkitab.

  • Perjamuan Kudus

Perjamuan kudur merupakan ritual ibadah kristenyang di lakukan dengan memakan buah anggur dan roti. Di mana roti melambangkan tubuh yesus sedangkan anggur melambangkan darahnya. Dan di katakan bahwa Tuhan Yesus sendirilah yang memeberikan perintah kepada murid-muridnya untuk melakukan Perjamuan Kudus dalam bentuk mengingatnya (Lukas 22 : 14 – 20). Ketika di Yahudi hal ini di lakukan sebagai peringatan akan keluarnya bangsa israel dari Mesir.

Dalam arti penting di sini di harapkan untuk menghormatinya, karena Perjamuan Kudus merupakan lambang darah dan tubuh Yesus. Di anggapnya orang yang meremehkan akan mendapatkan suatu hukuman. Yang konon beberapa jemas Korintus menganggap remeh akan hal ini menjadi lemas, dan terbaring sakit hingga bahkan meninggal dunia (1 Korintus 11:29-28).

  • Persembahan

Setelah Jamaat si berkati maka akan di lakukan suatu respon berupa persembahan yang di berikan kepada Tuhan. Hal ini di maksudkan untuk memberikan kasih sayang kepada Tuhan. Seperti halnya di singgung pada Alkitab baru Ibadah kristen, bahwa rasul paulus menyinggung untuk melakukan persembahan kepada Gereja Korintus dalam setiap minggunya ketika beribadah ( 1 Korintus 16 : 2).


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *